Evaluasi Kinerja Petugas Antar Kerja Tingkat Provinsi Bengkulu

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Provinsi Bengkulu menggelar Evaluasi Kinerja Petugas Antar Kerja Tingkat Provinsi Bengkulu di Xtra Hotel Bengkulu, Selasa (31/11/2023). Evaluasi ini diikuti oleh 30 petugas antar kerja yang berasal dari Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS), Bursa Kerja Khusus dan Bursa Kerja Swasta, Anjungan SiapKerja, dan P3MI yang telah mengikuti Bimtek Petugas Antar Kerja pada bulan Juni lalu.

Evaluasi menunjukkan hasil yang luar biasa. Dari 30 peserta, sebanyak 2 orang meraih nilai yang sempurna dan 28 orang meraih nilai terbaik. Dalam sambutannya, Kadisnakertrans Edwar Heppy S.Sos “mengatakan di era transformasi digital ini, penguasaan teknologi adalah sebuah keharusan. Begitupula bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri”.

“CPMI harus bisa mengakses informasi dengan baik dan benar agar tidak tergiur oleh informasi sepihak yang disampaikan para calo sehingga menempuh jalur non prosedural,” ujar kadis.

Oleh karena itu, petugas antar kerja harus selangkah lebih maju dari sisi informasi dan pengalaman agar bisa diteruskan ke masyarakat yang membutuhkan. Disinilah peran Petugas Antar Kerja sebagai pioneer atau garda terdepan bagi masyarakat untuk mengakses informasi pasar kerja, baik dalam dan luar negeri agar tidak terjebak dengan informasi yang salah dan ujung-ujungnya menjadi korban kejahatan.

“Kita semua harus berkomitmen untuk bekerja sama mencegah dan mengurangi kasus PMI non prosedural dan kejahatan TPPO,” imbaunya.

Selain itu, Petugas Antar Kerja perlu membangun jaringan ke Dunia Usaha Dunia Industri untuk mengetahui tren industri ke depan. Sehingga bisa membuat Job Future Analysis. Petugas Antar Kerja yang ada di SMK bisa menyesuaikan kurikulum di SMK dan melengkapi dengan sertifikat kompetensi. Sehingga ketika tamat, lulusan SMK tidak perlu mengikuti pelatihan agar terserap ke dunia industri.

Picture of nakertrans admin

nakertrans admin

Komentar